- Hukum Pada Pensugestian Rasaku -

"Sidang Nile secara tak terduga dan eksplosif mengungkapkan rahasia-rahasia kelam mereka. Hukum dan ritual-ritual misteriusnya ternyata mempengaruhi kehidupan nyata mereka. Hukum juga menimbulkan rangkaian pertanyaan provokatif mengenai arti masa lalu dan bayang-bayang kelam yang ditimbulkannya di masa sekarang."
( The Laws Of Our Fathers - Scoot Turow ) 

"...Hukum juga menimbulkan rangkaian pertanyaan provokatif mengenai arti masa lalu dan bayang-bayang kelam yang ditimbulkannya di masa sekarang." Sebegitu erat kah hubungan antara Hukum antara masa lalu dengan masa sekarang?? 

Sehingga mungkin akan terjadi belokan besar pada perbedaan antara mana yang 'telah usai' dan mana yang 'telah dimulai'. 

Ya. Kedua hal itu memang memiliki artian yang berbeda. Namun ada sesuatu mengenai artian lain pada kedua kalimat itu dalam kepribadian lainku. Yang lebih mengkontekskan artian kearah penekanan dari perilaku, cara pikir, temperamen dasar dan tentu saja pengendalian diri yang menuntut untuk tetap bermain 'apik' dalam kondisi yang menyesakkan pastinya. 

Seperti semalam saat aku sedang bercerita kepada sahabatku @Fan_isBeingOK , tentang pola pikir yang membedakan antara 'menikmati'; 'menjalani', dan 'menjadikan rileks' terhadap situasi kalut dan beradu pada penantian jawaban (butuh kepastian). 

Dan dari semua yang telah kita bicarakan, intinya ialah kembali lagi pada penguasaan 'aku' dalam ke-empat ornamen penting dalam pensugestian. Ya. Kembali lagi pada penekanan dari perilaku, cara pikir, temperamen dasar dan tentu saja pengendalian diri yang 'tetap' menuntut untuk tetap bermain 'apik' meskipun dalam kondisi yang menyesakkan, mungkin.


DR Hanindita Rahady
09 02 2012 . 12 56 WIB


Tidak ada komentar: